
Surakarta, 22 Juni 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan School of Pharmacy University of Asia Pacific (UAP) Bangladesh dan Faculty of Pharmacy University of Dhaka Bangladesh. Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Farmasi UMS ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik dan pengembangan tridharma perguruan tinggi di tingkat global.
Acara penandatanganan MoU dihadiri oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Riset Fakultas Farmasi UMS, Dr. apt. Arifah Sri Wahyuni, M.Sc., serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, apt. Peni Indrayudha, Ph.D. Kehadiran para pimpinan fakultas tersebut menunjukkan komitmen kuat Fakultas Farmasi UMS dalam membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan.
Delegasi dari Bangladesh yang hadir dalam kesempatan tersebut terdiri atas Prof. Dr. Mohiuddin Ahmed Bhuiyan, Professor and Acting Vice Chancellor University of Asia Pacific, Prof. Dr. Mohammad Shahriar, Dean School of Pharmacy University of Asia Pacific, serta Prof. Dr. Md. Selim Reza, Dean Faculty of Pharmacy University of Dhaka.
Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi, kedua belah pihak menyampaikan komitmen untuk memperkuat hubungan akademik yang telah terjalin. Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi berbagai program kerja sama yang saling menguntungkan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kerja sama ini, Fakultas Farmasi UMS membuka peluang pengembangan berbagai kegiatan internasional, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah bersama, penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, serta pengembangan program pengabdian masyarakat yang berdampak luas bagi masyarakat di kedua negara.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, apt. Peni Indrayudha, Ph.D., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Farmasi UMS untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas eksposur internasional bagi sivitas akademika. Dengan adanya kemitraan ini, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berinteraksi, belajar, dan berkolaborasi dengan mitra internasional.
Sementara itu, para delegasi dari Bangladesh menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Fakultas Farmasi UMS. Mereka juga mengungkapkan optimisme bahwa kerja sama yang terjalin akan menghasilkan berbagai program kolaboratif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu farmasi dan kesehatan di tingkat regional maupun global.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke berbagai fasilitas laboratorium yang dimiliki Fakultas Farmasi UMS. Dalam sesi touring tersebut, para tamu berkesempatan melihat secara langsung sarana dan prasarana pendidikan serta penelitian yang mendukung proses pembelajaran dan pengembangan riset di Fakultas Farmasi UMS. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang diskusi mengenai potensi kerja sama penelitian dan pengembangan laboratorium di masa mendatang.
Melalui penandatanganan MoU ini, Fakultas Farmasi UMS semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan farmasi yang unggul, berdaya saing global, serta aktif membangun jejaring kolaborasi internasional guna mendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi.
