Peninjauan Kurikulum Berbasis OBE, 4 PRODi Farmasi UMS untuk memperkuat Arah Pendidikan yang Selaras dengan Visi UMS 2029

Surakarta, 27 Juni 2026 Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan kegiatan peninjauan kurikulum bersama dengan dosen. Kurikulum yang dikembangkan adalah berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan, relevansi lulusan, dan penyelarasan arah akademik dengan visi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta-Inovasi UMS, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Prof. Ihwan memberikan arahan mengenai pengembangan UMS ke depan, khususnya dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif, unggul, berkarakter Islami, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Peninjauan kurikulum berbasis OBE ini diarahkan untuk memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada isi pembelajaran, tetapi juga pada ketercapaian capaian pembelajaran lulusan. Melalui pendekatan ini, kurikulum dirancang agar setiap mata kuliah, metode pembelajaran, strategi asesmen, dan pengalaman akademik mahasiswa memiliki keterhubungan yang jelas dengan profil lulusan yang diharapkan.

Dekan Fakultas Farmasi UMS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kembali struktur kurikulum agar lebih responsif terhadap perkembangan keilmuan, kebutuhan pengguna lulusan, kebijakan pendidikan tinggi, serta arah pengembangan institusi. “Peninjauan kurikulum ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi yang terukur, relevan, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi karakter,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, peserta juga mendiskusikan penguatan profil lulusan, pemetaan capaian pembelajaran lulusan, keterkaitan bahan kajian dengan mata kuliah, metode pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif, serta sistem asesmen yang mampu mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa secara lebih komprehensif.

Kurikulum berbasis OBE diharapkan dapat memperkuat kualitas lulusan Farmasi UMS agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kemampuan berpikir kritis, keterampilan profesional, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Hal ini sejalan dengan arah UMS sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan IPTEKS berbasis nilai-nilai Islam dan memberi arah perubahan.

Kegiatan peninjauan kurikulum ini diikuti oleh pimpinan fakultas, pengelola program studi, tim kurikulum, dosen, serta unsur terkait lainnya. Melalui kegiatan ini, Prodi di Farmasi UMS berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

DOKUMENTASI ACARA