Seminar Perceptor PKPA Apotek

Fakultas Farmasi berkolaborasi dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Muhammadiyah Indonesia menyelenggarakan Seminar Penyegaran Materi bagi Perceptor PKPA Apotek dengan tema “Pengelolaan Apotek : Bisnis Dan Kemampuan Komunikasi Dengan Pasien Dan Tenaga Kesehatan Lain” yang telah terlaksana selama 2 hari 13-14 Juni 2014 di Syariah Hotel Solo.

Peran apoteker bukanlah sekedar meracik obat, tetapi juga memberikan informasi obat yang aman dan benar. Keharusan apoteker berada pada sepanjang jam buka apotek telah diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1980 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1965 tentang Apotek. Dalam Pasal 4 ayat (1) dinyatakan bahwa pengelolaan apotek menjadi tugas dan tanggung jawab seorang apoteker. Melalui ketentuan tersebut, pengelolaan apotek telah beralih dari badan usaha kepada sarjana farmasi sebagai tempat pengabdian profesi.

Seminar ini bertujuan untuk melakukan penyegaran kembali kemampuan komunikasi untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian bagi preceptor, sehingga dapat ditularkan kepada mahasiswa bimbingan PKPA di apotek terkait dan meningkatkan kemampuan interpersonal dan antarpersonal dalam berkomunikasi dengan pasien dan tenaga kesehatan lainnya. Seminar yang dihadiri oleh peserta internal Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, perceptor apotek dan perwakilan Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Muhammadiyah Indonesia menghadirkan fasilitator Tri Kusumaeni, SSi., M.Pharm., Apt. dan Juliananda Affairino Taruna Vijaya, Apt.

 

Tags: